Satu VPS, Banyak Layanan: Nginx Reverse Proxy + HTTPS Let's Encrypt
Kenapa Perlu Reverse Proxy Satu VPS biasanya menampung lebih dari satu layanan: satu aplikasi web di port 3000, satu dashboard di port 8080, satu lagi di port 9000. Kalau setiap layanan diekspos langsung, Anda harus mengingat port, membuka banyak port di firewall, dan tiap layanan harus mengurus HTTPS-nya sendiri. Reverse proxy menyelesaikan ketiganya sekaligus. Nginx duduk di depan sebagai satu-satunya pintu masuk: port 80 dan 443. Berdasarkan nama domain, ia meneruskan permintaan ke layanan yang tepat di belakangnya. Layanan internal tidak perlu diekspos ke internet, dan sertifikat HTTPS cukup diurus di satu tempat. Pola ini yang saya pakai untuk semua layanan di VPS saya. Satu domain per layanan, satu Nginx, nol drama port. Persiapan Asumsinya: VPS Ubuntu 24.04, domain sudah mengarah ke IP VPS (cek dengan dig +short namadomain.com ), dan layanan internal sudah jalan di localhost. Contoh yang dipakai di artikel ini: Aplikasi web di 127.0.0.1:3000 Dashboard monitoring di 127.0.0...